Selamat Datang Di www.Klik-NelsonShop.com


7 Anggota Tubuh Paling Sering Dihuni Tungau

ALERGI bisa dipicu oleh banyak faktor. Sumber alergi yang selama ini diketahui adalah bulu binatang, jamur, debu, tungau (serangga kecil) atau serbuk sari yang dibawa dari luar rumah. Tungau menjadi salah satu penyebab paling sering ditemukan di rumah.

Kehangatan dan kelembapan tubuh seseorang mendorong debu dan tungau tumbuh di bantal tidur, kasur, tidak peduli apakah tidur itu terbuat dari kapuk atau busa.

Untuk mengatasinya usahakan mengganti bantal baru setiap tahunnya serta mengganti sarung bantal setiap sepekan sekali. Jika memungkinkan, tidak ada salahnya untuk mencuci bantal satu atau dua kali dalam sebulan.

Kendati begitu, bukan berarti Anda bebas dari serangan wabah kutu busuk. Ahli pengendali hama Rentokil mengatakan, telah ada 38 persen dalam jumlah kasus tungau selama 2010 lalu. Tapi Rob Dunn, profesor biologi di Universitas North Carolina, menegaskan banyak parasit dan bakteri di rumah dan dalam sistem tubuh seseorang juga memiliki keterkaitan.

Obsesi seseorang terhadap kebersihan dapat dikaitkan dengan diabetes, autis, alergi, dan masalah penglihatan. Kinerja tungau tak hanya pada barang-barang yang ada di sekitar rumah, tapi juga pada tubuh seseorang. Untuk lebih jelasnya, ikuti pemaparan The Sun berikut.

Kulit

Makanan favorit tungau debu adalah serpihan kulit mati. Karenanya tungau debu senang tinggal di tempat tidur untuk makan kulit mati. Coba perhatikan dengan saksama, setiap bantal mungkin memiliki selusin jenis tungau.

Mulut

Sebagai jalan masuk makanan, mulut adalah salah satu bagian tubuh manusia yang banyak dihuni mikroba. Dan kini para ilmuwan menemukan satu lagi spesies bakteri mulut. Karena itu, mulut merupakan bakteri yang baik bagi tungau.

Alis

Lebih dari separuh dari manusia memiliki tungau di dahi. Mereka tinggal di pori-pori dan lebih umum pada orangtua.

Paru-paru

Jamur disebut Pneumocystis tidak dapat hidup di luar paru-paru manusia. Tetapi bagi mereka yang mengidap penyakit HIV, jamur di tubuhnya dapat mati.

Usus besar

Ribuan bakteri, virus, dan cacing tinggal di usus besar. Beberapa memiliki “kepala”, yang lain memutar, dan beberapa tumbuh panjang dan besar.

Pergelangan kaki

Kaki yang kering seperti gurun dan membutuhkan adaptasi khusus untuk para penghuni baru, tungau. Mungkin triliun atau lebih organisme hidup pada kulit seseorang.

Kaki

Kaki yang berkeringat seperti hutan tropis dipenuhi jamur. Bakteri makan asam amino dalam keringat, dan gas yang dipancarkan adalah apa yang membuat tungau nyaman bersemayam di kaki

Sumber



Mencegah Asma: Hindarkan Bayi Anda dari Tungau Debu

TEMPO Interaktif, Isle of Wight - Menghindari makanan tertentu dan tungau debu selama bulan-bulan pertama kehidupan bayi dapat membantu mencegah asma. Demikian temuan peneliti Inggris seperti dikutip Medical News Today 14 Juni 2010. Tungau debu (Dermatophagoides pteronyssinus) merupakan binatang sejenis kutu yang ukurannya sangat kecil, berwarna merah sering terdapat pada kulit ayam.

Profesor Syed Hasan Arshad dan rekannya dari Pusat Alergi dan Asma David Hide, Isle of Wight, Inggris telah melacak 120 anak sejak tahun 1990 di Studi Pencegahan Primer Isle of Wight. Anak-anak — yang memiliki dua atau lebih anggota keluarga yang memiliki gangguan alergi — dianggap berisiko tinggi terkena penyakit alergi.

Profesor Arshad mengatakan: “58 bayi sampai satu tahun dan ibu mereka pada kelompok pencegahan mengikuti diet yang menghindari produk susu, kedelai, dan kacang. Kami memeriksa kepatuhan mereka dengan pengujian ASI secara acak.”

Bayi juga diberikan selimut dan kasur vinil (serat sintetis), serta acracide yang digunakan untuk mengurangi tingkat tungau debu. Para ibu dari 62 bayi dalam kelompok kontrol tidak membuat perubahan untuk makanan mereka dan juga tempat tidur (kasur dan selimut).

Para peneliti menemukan bahwa di kelompok pencegahan, pada anak umur satu, dua, empat, dan delapan tahun, terjadi penurunan atopy (reaksi alergi segera) secara konsisten. Pada usia 18 tahun, terdapat lebih sedikit asma pada kelompok pencegahan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Analisis lebih lanjut mengenai asma alergi dan asma non-alergi menemukan tingkat yang lebih rendah asma alergi pada kelompok pencegahan.

Penelitian yang dilakukan sebelumnya telah menunjukkan kompleksitas asma dan pentingnya interaksi antara faktor genetik dan faktor lingkungan pada khususnya, tetapi tidak eksklusif, di tahun-tahun awal kehidupan. Atopy ini bisa dibilang faktor risiko genetik untuk asma yang paling signifikan. Meskipun upaya intensif untuk mengembangkan pengobatan baru, asma masih merupakan penyakit yang tak tersembuhkan.

Sumber

Manfaat bermain dengan mainan edukatif


Disebut mainan edukatif karena dapat merangsang daya pikir anak. Termasuk diantaranya kemampuan dalam berkonsentrasi dan belajar dalam memecahkan masalah, karena Mainan edukatif juga merupakan salah satu faktor pendukung perkembangan otak anak agar lebih maksimal.

Bermain juga memiliki manfaat yang sangat penting dalam perkembangan anak, baik untuk perkembangan fisik, motorik, sosial, emosi dan kognitif.

Setiap anak pasti sangat suka bermain karena dunia anak adalah dunia bermain dan setiap orang tua pasti ingin anaknya cerdas, kreatif dan sehat.

Lalu bagaimana manggabungkan keinginan yang sangat baik itu?  Selain dengan memberikan nutrisi yang baik,  tentunya dengan memberikan anak kita dengan permainan yang dapat melatih kecerdasan dan merangsang kreatifitas. Tapi……., Kadang-kadang ada orang tua yang suka marah sama anaknya dan berpendapat bahwa anak yang terlalu banyak bermain akan membuat mereka menjadi malas belajar / bekerja dan bodoh.

Anggapan ini kurang bijaksana, sebab beberapa ahli psikologi mengatakan bahwa permainan sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan jiwa anak. Dengan bermain anak dapat menyalurkan kelebihan energi yang  terkandung di dalam tubuhnya sekaligus belajar dan berlatih untuk meningkatkan fungsi-fungsi fisik dan psikisnya.

Mungkin para orang tua salah memilih mainan buat anaknya,  apalagi  sekarang banyak bermunculan permainan-permainan game yang mengarah ke kekerasan dan tidak mendidik serta mempengaruhi perkembangan anak tersebut.  Seperti yang kita ketahui…dalam dunia anak-anak terdapat berbagai jenis permainan, salah satu jenis permainan yang bermanfaat bagi anak dan bersifat edukatif adalah puzzle. Puzzle merupakan permainan yang membutuhkan kesabaran dan ketekunan anak dalam merangkai potongan-potongannya. Dengan terbiasa bermain puzzle, lambat laun mental anak juga akan terbiasa untuk bersikap tenang, tekun, dan sabar dalam menyelesaikan sesuatu. Kepuasan yang didapat saat ia menyelesaikan puzzle pun merupakan salah satu pembangkit motifasi untuk mencoba hal-hal yang baru baginya.

Yang perlu diperhatikan orang tua adalah kemampuan setiap anak berbeda-beda, Oleh karena itu…para orang tua yang akan memilih puzzle ataupun mainan edukatif lainnya untuk anaknya, jangan berdasarkan umur, tetapi bergantung  kepada kemampuan anak tersebut. Anak-anak yang kuat kemampuan visualnya pada  umumnya akan lebih mudah dan cepat dalam menyelesaikan permainan yang diberikan kepadanya.

Untuk itu para orang tua harus bijaksana dan hati-hati dalam memilih suatu permainan buat anaknya. Pilihlah permainan yang bermanfaat bagi anak seperti mainan edukatif  sangat cocok untuk perkembangan usia dini anak melakukan kegiatan dengan bermain, mulai dari bayi, balita hingga masa kanak-kanak.

 

Beberapa manfaat dari bermain diantaranya :

Ø  Manfaat bermain dalam aspek motorik

  • Melatih otot-otot tubuh
  • Melatih motorik kasar dan halus
  • Menyalurkan energi
  • Mempertajam kepekaan panca indera

Ø  Manfaat bermain dalam aspek sosial

  • Membina relasi dan komunikas
  • Belajar peran sosial
  • Belajar mengatasi masalah
  • Belajar aturan dan moral

Ø  Manfaat bermain dalam aspek emosi dan kognitif

  • Ekspresi diri
  • Konsep diri
  • Sportifitas
  • Tanggap
  • Menyenangkan
  • Kreatifitas
  • Kemampuan menyelesaikan masalah
  • Daya ingat
  • Mempelajari konsep baru
  • Perkembangan bahasa

Namun demikian dari sekian banyaknya manfaat bermain bagi anak adalah keterlibatan orang tua juga tidak kalah pentingya dalam menyediakan permainan yang aman dan edukatif.


sumber : dari berbagai sumber